Sistem kerja PT Sari Roti sering menjadi pertanyaan utama kandidat sebelum melamar kerja. Di dalam artikel ini, penulis akan membahas dengan lengkap mengenai jam kerja, pembagian shift, hari libur, hingga sistem lembur yang akan membantu kamu untuk memantapkan keputusan, sebelum melamar di perusahaan ini. Yuk, Simak penjelasannya di bawah ini.
Profil dan Latar Belakang Perusahaan

PT Sari Roti, bagian dari PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, adalah perusahaan yang bergerak di industri roti dan kue produksi massal serta perdagangan besar produk roti.
Kantor pusatnya berada di Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Bekasi, dengan pabrik dan anak perusahaan tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Batam dan Sulawesi.
Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 28 Juni 2010 dan memiliki sekitar 5.705 karyawan tetap per Juni 2024.
Gambaran Sistem Kerja Per-Divisi PT Sari Roti
| Divisi / Area | Sistem Kerja | Jam Kerja / Shift | Keterangan |
| Produksi | Shift | Pagi: 07.00–15.00Sore: 15.00–23.00Malam: 23.00–07.00 | Area produksi, QC, packaging, gudang bahan & barang jadi, maintenance, utilitas; fokus pada konsistensi mutu, kebersihan proses, efisiensi, dan keamanan kerja |
| Staf Kantor | Non-shift | Umumnya pagi–sore | Fokus pada target, administrasi, pelaporan, koordinasi lintas fungsi, perencanaan, audit, kontrol operasional; jam kerja bisa lebih panjang saat closing, audit, promosi, atau pembukaan rute baru |
| Lapangan / Operasional | Fleksibel | Menyesuaikan kebutuhan operasional | Area distribusi, logistik, transport, sales, merchandiser, gudang titik distribusi; jadwal dinamis mengikuti rute, jam layanan pelanggan, dan target area |
Sistem kerja PT Sari Roti disesuaikan dengan fungsi masing-masing, produksi menggunakan shift karena proses pembuatan roti berjalan setiap hari dan perlu memperhatikan masa simpan produk.
Sementara itu, staf kantor bekerja non-shift dengan jam reguler, untuk staf operasional lapangan menyesuaikan jadwal distribusi dan layanan.
Hari Kerja dan Libur PT Sari Roti
Sistem kerja PT Sari Roti terkait hari kerja biasanya dibedakan berdasarkan unit divisi kerja. Pola yang umum terjadi pada industri roti seperti PT Sari Roti sebagai berikut:
1. Pola 5 hari kerja cenderung berlaku pada sebagian staf kantor.
2. Pola 6 hari kerja cenderung muncul pada unit divisi operasional produksi distribusi.
3. Rolling libur umumnya terjadi pada tim shift agar produksi tetap berjalan.
4. Libur nasional sering diatur melalui kebijakan unit. Unit non shift biasanya lebih mudah mengikuti kalender libur nasional. Unit shift dapat tetap beroperasi melalui penjadwalan tim pengganti.
Sistem Lembur PT Sari Roti

Sistem kerja PT Sari Roti pada praktiknya dapat melibatkan lembur, terutama saat target produksi meningkat, ada lonjakan permintaan, kendala mesin, keterlambatan distribusi, kegiatan inventaris, audit, atau penyesuaian jadwal pengiriman. Berikut ini adalah gambarannya:
1. Lembur bersifat situasional dan ditentukan langsung oleh atasan sesuai kebutuhan operasional.
2. Perhitungan lembur dilakukan per jam, dengan persetujuan atasan dan dicatat di absensi.
3. Pembayaran lembur mengikuti aturan ketenagakerjaan yang berlaku dan kebijakan internal perusahaan.
Skema ini biasanya muncul untuk produk yang memiliki masa simpan terbatas agar produksi dan distribusi tetap tepat waktu, terutama saat permintaan meningkat.
Status Karyawan dan Sistem Kontrak PT Sari Roti
Sistem kerja PT Sari Roti terkait status kerja umumnya terbagi menjadi PKWT, PKWTT, serta kemungkinan outsourcing pada fungsi penunjang tertentu.
1. PKWT
PKWT sering diterapkan pada kebutuhan periode tertentu, penambahan kapasitas, pengisian posisi operasional. Masa kontrak bisa bervariasi sesuai aturan perusahaan dan regulasi. Perpanjangan kontrak biasanya melihat evaluasi performa, kehadiran, disiplin, kepatuhan SOP.
2. PKWTT
PKWTT mengarah pada status karyawan tetap setelah memenuhi kriteria perusahaan. Penilaian biasanya mencakup kinerja, kedisiplinan, kualitas kerja, kemampuan kerja tim, kebutuhan formasi.
3. Outsourcing
Outsourcing kadang digunakan pada pekerjaan penunjang tertentu. Poin penting berada pada kejelasan vendor, benefit, mekanisme kerja, jaminan sosial, aturan penempatan.
Lingkungan dan Beban Kerja PT Sari Roti
Sistem kerja PT Sari Roti menuntut disiplin tinggi, ketahanan ritme kerja, fokus kualitas, sebab produksi roti massal perlu konsistensi rasa, tekstur, kebersihan, ketepatan waktu distribusi.
| Divisi / Area | Tekanan & Beban Kerja | Kriteria Kandidat |
| Produksi | Tekanan tinggi saat target harian tinggi dan jadwal distribusi padat. | Stamina baik, teliti, patuh SOP, siap kerja tim |
| Kantor | Tekanan dari target, deadline, koordinasi lintas departemen, ritme meningkat saat audit, closing laporan, pembaruan SOP, perencanaan distribusi | Rapi administrasi, komunikatif, analitis, kuat manajemen prioritas |
| Lapangan / Operasional | Tekanan terkait target coverage, ketepatan pengiriman, standar display outlet; mobilitas tinggi, bongkar muat fisik | Tangguh, responsif, nyaman bekerja dinamis |
Kesimpulan
Kesimpulannya, sistem kerja PT Sari Roti menyesuaikan divisi: produksi bekerja shift pagi (07.00–15.00), sore (15.00–23.00), dan malam (23.00–07.00) dengan rolling libur, staf kantor non-shift bekerja jam reguler pagi–sore mengikuti Senin–Jumat dan libur nasional, sedangkan operasional lapangan fleksibel sesuai jadwal distribusi.
Lembur bersifat situasional dan dibayar sesuai aturan, sementara status karyawan bisa PKWT, PKWTT, atau outsourcing sesuai kebutuhan dan evaluasi kinerja.
Baca Juga: Sistem Kerja PT Epson Terbaru, Lengkap Beserta Jam Kerja, Shift dan Kontrak Karyawan


