Sistem kerja PT Putra Perkasa Abadi menjadi salah satu informasi yang banyak dicari oleh pencari kerja, terutama bagi mereka yang ingin berkarir di sektor pertambangan dan kontraktor tambang.
Dalam artikel ini, penulis akan membahas secara ringkas dan menyeluruh mengenai sistem kerja PT Putra Perkasa Abadi agar calon karyawan memiliki gambaran jelas terkait ritme kerja dan lingkungan perusahaan.
Latar Belakang PT Putra Perkasa Abadi

PT Putra Perkasa Abadi (PPA) dikenal sebagai perusahaan kontraktor pertambangan yang bergerak di bidang jasa penambangan, pemindahan tanah (overburden removal), serta operasional alat berat. Perusahaan ini melayani berbagai proyek pertambangan, khususnya di sektor batu bara dan mineral.
Operasional perusahaan banyak dilakukan di area site tambang dengan skala besar. Oleh karena itu, sistem kerja dirancang untuk mendukung kegiatan produksi yang berjalan terus menerus dengan standar keselamatan dan produktivitas yang tinggi.
Sistem Kerja PT Putra Perkasa Abadi Per-Divisi
Sistem kerja PT Putra Perkasa Abadi disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan di masing-masing divisi. Sebagian besar posisi operasional menerapkan sistem shift dan roster tambang.
| Divisi / Area | Sistem Kerja | Jam Kerja / Shift | Keterangan |
| Operasional Tambang | Shift (Roster) | 2 Shift06.00–18.0018.00–06.00 | Operator alat berat, produksi, hauling |
| Maintenance | Shift | 07.00–19.0019.00–07.00 | Perawatan dan perbaikan alat |
| Staf Kantor / Support | Non-shift | Senin–Jumat08.00–17.00 | HR, finance, procurement, engineering |
| Lapangan / Pengawas | Shift / Fleksibel | Menyesuaikan roster | Pengawasan operasional dan keselamatan |
Mayoritas karyawan site bekerja dengan sistem roster, sementara staf kantor memiliki jam kerja normal. Pola kerja disesuaikan dengan lokasi proyek dan kebutuhan produksi.
Hari Kerja dan Libur
Pengaturan hari kerja dan libur di PT Putra Perkasa Abadi menyesuaikan karakteristik industri pertambangan yang menuntut kontinuitas operasional dan ketahanan kerja di lapangan.
1. Staf kantor (5 hari kerja)
Bekerja Senin–Jumat dengan fokus pada administrasi, perencanaan, pelaporan, dan koordinasi proyek.
2. Karyawan operasional tambang (sistem roster)
Menggunakan pola kerja di site selama periode tertentu, kemudian diikuti masa libur, untuk menjaga stamina dan efektivitas kerja.
3. Karyawan shift dan rolling libur
Hari libur tidak selalu jatuh di akhir pekan karena mengikuti rotasi jadwal kerja.
4. Libur nasional dan cuti tahunan
Diberikan sesuai kebijakan perusahaan dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Sistem Lembur

Lembur di PT Putra Perkasa Abadi bersifat situasional dan diterapkan sesuai kebutuhan operasional.
1. Kondisi lembur
Terjadi saat target produksi meningkat, kendala alat, atau pekerjaan mendesak. Pada staf kantor, umumnya saat penutupan laporan atau persiapan proyek.
2. Sifat lembur
Tidak bersifat rutin dan harus mendapat persetujuan atasan langsung.
3. Pembayaran lembur
Diberikan sesuai regulasi ketenagakerjaan dan kebijakan internal berdasarkan jam lembur yang tercatat resmi.
Status Karyawan dan Sistem Kontrak
Perusahaan menerapkan beberapa bentuk hubungan kerja sesuai kebutuhan operasional dan proyek.
1. PKWT
Diberlakukan untuk karyawan kontrak, khususnya posisi operasional atau proyek tertentu, dengan durasi sesuai kebutuhan dan evaluasi kinerja.
2. PKWTT
Diberikan kepada karyawan tetap yang memenuhi standar performa, keselamatan kerja, dan kebutuhan jangka panjang perusahaan.
3. Outsourcing
Digunakan untuk pekerjaan pendukung tertentu sesuai kebutuhan operasional.
Lingkungan dan Beban Kerja
Lingkungan kerja PT Putra Perkasa Abadi bersifat dinamis dan menuntut kesiapan fisik serta kedisiplinan tinggi.
1. Area operasional tambang
Beban kerja tinggi dengan fokus pada keselamatan, penggunaan alat berat, dan pencapaian target produksi harian.
2. Lingkungan kantor
Beban kerja administratif dan teknis, dengan tekanan pada target proyek dan tenggat waktu, cocok bagi individu yang rapi, teliti, dan terstruktur.
Kesimpulan
Sistem kerja PT Putra Perkasa Abadi menerapkan kombinasi jam kerja shift, roster tambang, dan non-shift sesuai kebutuhan divisi.
Staf kantor umumnya bekerja Senin–Jumat pukul 08.00–17.00, sementara karyawan operasional tambang bekerja dengan sistem shift dan roster khusus.
Pola hari kerja dan libur menyesuaikan karakteristik proyek tambang, dengan sistem rolling libur bagi karyawan shift.
Lembur bersifat situasional, dan status kerja meliputi PKWT, PKWTT, serta outsourcing sesuai kebutuhan perusahaan.


