Roster kerja PT Archi Indonesia menjadi salah satu topik penting bagi calon pelamar di sektor tambang emas, karena berkaitan langsung dengan ritme kerja, jadwal masuk ke site, pola rotasi shift, hingga periode libur karyawan.
Di dalam artikel ini, penulis akan mengulas secara lengkap sistem roster kerja PT Archi Indonesia, mulai dari pola kerja, rotasi, jadwal masuk site, hingga berbagai informasi penting lainnya yang perlu kamu ketahui. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Profil PT Archi Indonesia Tbk

PT Archi Indonesia Tbk merupakan salah satu produsen emas murni terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, berfokus pada kegiatan pertambangan, pengolahan dan penjualan emas.
Operasional perusahaan dijalankan melalui anak usaha yang sepenuhnya dimiliki, yaitu PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), mengelola Tambang Emas Toka Tindung di Sulawesi Utara.
Perusahaan berkantor pusat di Jakarta dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Rajawali Corpora. Dengan skala operasi tambang yang besar dan penggunaan teknologi modern, PT Archi Indonesia Tbk menjalankan kegiatan produksi secara efisien dan melibatkan ribuan tenaga kerja langsung maupun kontraktor di area operasional.
Divisi dan Posisi Apa Saja di PT Archi Indonesia
Struktur organisasi PT Archi Indonesia terbagi ke dalam beberapa divisi utama dengan karakteristik pekerjaan yang berbeda. Berikut gambaran divisi dan posisi yang umum ditemukan:
Divisi Operasional Tambang (Mining Operations)
Divisi ini menjadi inti aktivitas di area produksi dan umumnya memakai sistem roster panjang, di antara lain:
1. Operator alat berat (excavator, loader, truck)
2. Foreman / Supervisor produksi
3. Drill and blast crew
4. Dispatcher / pengatur unit
5. Field surveyor
Divisi Plant Processing dan Pengolahan Mineral
Unit pengolahan mineral bekerja untuk mengekstraksi bahan berharga seperti emas dari bijih, di antara lain:
1. Operator plant
2. Control room operator
3. Metallurgist
4. Supervisor pengolahan
Divisi Maintenance dan Engineering
Unit ini berfokus memastikan mesin sekaligus fasilitas berjalan maksimal, di antara lain:
1. Mechanic
2. Electrician
3. Instrument technician
4. Planner maintenance
5. Reliability engineer
Divisi HSE (Health, Safety, Environment)
Fungsi ini bertanggung jawab untuk keamanan serta pemantauan lingkungan kerja, di antara lain:
1. HSE officer
2. Safety inspector
3. Environmental specialist
4. Emergency Response Team (ERT)
Divisi Logistik dan Supply Chain
Posisi yang terkait dengan arena pasokan dan pergerakan barang, di antara lain:
1. Logistic officer
2. Warehouse staff
3. Fuelman / fuel handling
4. Transport coordinator
Divisi Corporate Support (Non Site)
Fungsi kantor yang tidak terikat shift 24 jam, di antara lain:
1. HR dan payroll
2. Finance dan accounting
3. Legal
4. IT support
5. Admin
Setiap divisi memiliki tuntutan kerja yang berbeda sehingga pola roster yang diterapkan menyesuaikan kebutuhan operasional.
Roster Kerja yang Dipakai PT Archi Indonesia Berdasarkan Jenis Pekerjaan dan Divisi

Sistem roster di pertambangan tidak seragam untuk semua unit. Roster kerja PT Archi Indonesia menyesuaikan kebutuhan produksi, fungsi divisi, serta pola kerja 24 jam bila diperlukan.
1. Roster untuk Operasional Produksi Emas
Divisi produksi merupakan tulang punggung operasional site. Terdapat ciri umum roster produksi seperti bekerja menurut shift siang dan malam, jadwal bergilir antar tim, dan rotasi crew dan serah terima pekerjaan pada tiap shift.
2. Roster untuk Plant Processing
Plant processing mengatur pengolahan bijih menjadi produk akhir, sehingga prosesnya berjalan sepanjang waktu pada beberapa unit. Model roster di sini biasanya juga berbentuk shift dengan waktu dinamis menyesuaikan beban kerja.
3. Roster untuk Maintenance
Sistem roster untuk posisi maintenance bisa menggunakan dua pola, di antara lain maintenance shift yang mengikuti jam produksi 24 jam dan maintenance day only bekerja siang tetapi tetap terikat siklus on duty off duty bila tinggal di camp
4. Roster untuk HSE dan Emergency
Fungsi HSE penting untuk menjaga standar keselamatan tinggi di seluruh area site. Tim ini sering ditempatkan pada periode roster untuk memastikan ketersediaan personel dalam setiap shift, terutama saat aktivitas berisiko tinggi seperti blasting atau mobilisasi peralatan besar.
5. Roster untuk Logistik dan Warehouse
Kebutuhan tenaga kerja logistik dan warehouse bergantung pada intensitas pergerakan barang serta jam pengiriman. Pada lokasi tertentu, divisi ini juga memakai shift agar operasi suplainya tidak terputus.
Tabel Jadwal Roster Kerja PT Archi Indonesia

Tabel 1: Roster 14 Hari (Shift Siang dan Malam)
| Hari | Status | Shift |
| 1–7 | On Duty | Shift siang |
| 8–14 | On Duty | Shift malam |
| 15–21 | Off Duty | Libur roster |
Tabel 2: Roster 4 Minggu Kerja, 2 Minggu Libur
| Periode | Minggu | Status |
| 1 | Kerja | On Duty |
| 2 | Kerja | On Duty |
| 3 | Kerja | On Duty |
| 4 | Kerja | On Duty |
| 5 | Libur | Off Duty |
| 6 | Libur | Off Duty |
Tabel 3: Jadwal Shift Mingguan (Untuk Unit Standby)
| Minggu | Shift Dominan | Keterangan |
| 1 | Siang | Produksi normal |
| 2 | Malam | Rotasi tim |
| 3 | Siang | Kembali siklus |
Perbedaan Roster Kerja Karyawan Site dan Non-Site di PT Archi Indonesia
Perbedaan pola kerja antara site dan non-site sangat penting dipahami sebelum melamar pekerjaan:
Karyawan Site:
1. Tinggal di mess atau camp di area tambang
2. Jadwal kerja mengikuti periode on duty off duty
3. Banyak posisi memakai shift siang malam
4. Briefing rutin serta serah terima pekerjaan wajib pada tiap shift
5. Disiplin SOP keselamatan tinggi
Karyawan Non-Site:
1. Bekerja di kantor pusat atau unit supporting
2. Jam kerja lebih stabil (office hours)
3. Tidak terikat pola roster panjang
4. Fokus pada administrasi, perencanaan, koordinasi
Kesimpulan
Roster kerja PT Archi Indonesia menggunakan sistem on duty–off duty yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional tambang emas.
Karyawan site umumnya bekerja dengan shift siang dan malam dalam pola rotasi tertentu, seperti 14 hari kerja lalu 7 hari libur atau 4 minggu kerja dan 2 minggu libur, tergantung divisi dan jenis pekerjaan.
Divisi operasional, plant processing, maintenance, HSE, dan logistik mengikuti pola roster karena aktivitas tambang berjalan 24 jam, sedangkan karyawan non-site seperti HR, finance, dan administrasi bekerja dengan jam kantor normal tanpa roster panjang.
Sistem ini diterapkan untuk menjaga kesinambungan produksi, keselamatan kerja, dan keseimbangan waktu kerja serta istirahat karyawan.
Baca Juga: Roster Kerja PT PPA 2026 Lengkap Sesuai Divisi dan Jenis Pekerjaan


