Roster kerja tambang merupakan sistem pengaturan jadwal kerja yang umum diterapkan di industri pertambangan untuk mengatur waktu kerja dan waktu libur karyawan secara bergantian.
Sistem ini dirancang agar operasional tambang tetap berjalan tanpa henti, sekaligus menjaga kondisi fisik dan mental tenaga kerja yang bekerja di lokasi terpencil atau dengan jam kerja panjang.
Berbeda dengan jam kerja kantor pada umumnya, roster tambang memiliki pola kerja khusus yang menyesuaikan kebutuhan operasional, keselamatan kerja dan efisiensi produksi.
Table of Contents
Pengertian Roster Kerja Tambang

Roster kerja tambang adalah sistem penjadwalan kerja di industri pertambangan yang mengatur siklus hari kerja dan hari libur dalam periode tertentu.
Karyawan akan bekerja selama beberapa hari atau minggu secara berturut-turut, kemudian mendapatkan jatah libur dalam durasi yang telah ditentukan.
Sistem ini banyak digunakan karena kegiatan tambang umumnya berlangsung selama 24 jam dan berada di lokasi yang jauh dari pusat kota. Dengan adanya roster kerja tambang, perusahaan dapat menjaga kontinuitas produksi tanpa mengabaikan hak istirahat pekerja.
Alasan Industri Tambang Menggunakan Sistem Roster Kerja
Industri pertambangan memiliki karakteristik kerja yang berbeda dibandingkan sektor lain. Beberapa alasan utama penggunaan sistem roster tambang antara lain:
1. Operasional non-stop
Kegiatan tambang berjalan selama 24 jam sehingga membutuhkan pembagian jadwal kerja yang terstruktur.
2. Lokasi kerja terpencil
Banyak area tambang berada jauh dari pemukiman, sehingga pekerja harus tinggal sementara di site.
3. Efisiensi tenaga kerja
Roster kerja memungkinkan perusahaan mengatur jumlah tenaga kerja secara optimal.
4. Keselamatan dan kesehatan kerja
Pengaturan waktu kerja dan libur membantu mengurangi kelelahan yang berisiko terhadap keselamatan.
Dengan sistem ini, perusahaan tambang dapat menyeimbangkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja.
Tabel Sistem Roster Kerja Tambang
Berikut adalah beberapa pola sistem roster kerja tambang yang umum digunakan di Indonesia:
| Sistem Roster Kerja | Pola Hari Kerja | Pola Hari Libur | Keterangan |
| Roster 14:14 | 14 hari | 14 hari | Umum di tambang batubara dan nikel |
| Roster 21:7 | 21 hari | 7 hari | Produktivitas tinggi dengan libur singkat |
| Roster 28:14 | 28 hari | 14 hari | Digunakan di lokasi tambang terpencil |
| Roster 7:7 | 7 hari | 7 hari | Area tambang dekat pemukiman |
Jenis Pekerjaan Tambang yang Menggunakan Sistem Roster
Tidak semua posisi di pertambangan memiliki jadwal yang sama. Beberapa jenis pekerjaan yang umumnya menggunakan roster kerja tambang antara lain:
1. Operator alat berat
2. Mekanik dan teknisi tambang
3. Engineer pertambangan
4. Petugas keselamatan dan kesehatan kerja (HSE)
5. Driver dan operator hauling
6. Petugas logistik dan gudang site
Setiap posisi dapat memiliki pola roster berbeda, tergantung tingkat kebutuhan operasional dan tanggung jawab pekerjaan.
Perbedaan Roster Kerja Tambang dan Shift Kerja Tambang
Meskipun sering disamakan, roster kerja tambang dan shift kerja memiliki perbedaan mendasar.
Roster kerja mengatur siklus hari kerja dan hari libur dalam jangka waktu tertentu, seperti dua minggu kerja dan dua minggu libur.
Sementara itu, shift kerja lebih berfokus pada pembagian jam kerja dalam satu hari, misalnya shift pagi, sore, dan malam.
Dalam praktiknya, sistem roster tambang sering dikombinasikan dengan sistem shift untuk memastikan operasional berjalan 24 jam tanpa henti.
Kelebihan dan Kekurangan Roster Kerja Tambang

Kelebihan:
1. Waktu libur relatif panjang
2. Pendapatan cenderung stabil
3. Fokus kerja lebih maksimal selama periode kerja
4. Pengaturan jadwal lebih terstruktur
Kekurangan:
1. Jauh dari keluarga dalam waktu lama
2. Risiko kelelahan fisik dan mental
3. Membutuhkan adaptasi dengan lingkungan kerja ekstrem
Memahami kelebihan dan kekurangan ini penting sebelum memutuskan bekerja dengan roster tambang.
Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Bekerja dengan Roster Tambang
Sebelum menerima pekerjaan dengan sistem roster kerja tambang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Kesiapan mental menghadapi jam kerja panjang
2. Kondisi kesehatan yang memadai
3. Pemahaman kontrak kerja dan jadwal libur
4. Kemampuan mengelola waktu istirahat secara efektif
Kesimpulan
Roster kerja tambang merupakan sistem penjadwalan kerja yang dirancang untuk mendukung operasional industri pertambangan secara berkelanjutan.
Dengan pengaturan hari kerja dan hari libur yang terstruktur, sistem ini memberikan manfaat bagi perusahaan maupun pekerja.
Meskipun memiliki tantangan tersendiri, roster tambang tetap menjadi solusi efektif untuk industri dengan kebutuhan operasional tinggi.
Memahami sistem, pola kerja, serta kesiapan pribadi menjadi kunci agar dapat menjalani pekerjaan tambang dengan optimal dan berkelanjutan.
Baca Juga: Gaji PT IMIP 2026 Terbaru Semua Posisi, Beserta Fasilitas, Tunjangan dan Jam Kerja


